Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

tes

 seburukkkkooo

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

EFP Section

  1. Komunikasi 

Komunikasi merupakan proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device yang terhubung dalam sebuah jaringan. 

1.1. Simplex

Simplex merupakan teknik komunikasi satu arah, dimana pihak penerima tidak dapat memberikan informasi balikan.  Teknik komunikasi ini biasa disebut dengan komunikasi broadcast, karena teknik komunikasi ini tidak terjadi secara interaktif, informasi yang disampaikan melalui satu titik saja. Contoh media yang sering ditemukan pada teknik komunikasi ini adalah siaran televisi dan siaran radio. 

1.2. Half Duplex

Half duplex merupakan teknik komunikasi  dua arah dimana baik pihak pengirim maupun pihak penerima dapat berbagi informasi. Untuk teknik ini komunikasi dua arah yang terjadi saling bergantian tidak dalam waktu yang bersamaan. Jadi saat pengirim, mengirimkan informasi ke penerima, maka penerima hanya bisa mendengarkan, begitupun sebaliknya (vice versa). Contoh media yang menggunakan teknik komunikasi data ini adalah radio walkie talkie. 

1.3. Full Duplex

Full Duplex merupakan teknik komunikasi data dua arah dimana pihak pengirim maupun pihak penerima dapat berbagi informasi dalam satu waktu yang sama. Komunikasi full duplex juga dapat diraih dengan menggunakan teknik multiplexing dimana sinyal yang berjalan dengan arah yang berbeda akan diletakkan pada slot waktu (time slot) yang berbeda.


Gambar Teknik Komunikasi Simplex, Half-Duplex, Full-Duplex

 





2. Sistem Komunikasi EFP 2W dan 4W

2.1. Two Wire (2W)

Secara teknis, intercom jalur analog, biasa disebut sebagai sistem two wire (2W) dimana jalur sistem komunikasi ini mempunyai jalur yang sama antara berbicara maupun mendengarkan. Nama jalur komunikasi berasal dari sistem telepon asli dimana lebih dari satu pelanggan berbagi saluran yang sama dan dapat mendengar dan bergabung dalam semua percakapan sekaligus. Oleh karena itu intercom partyline selalu full duplex dan biasanya non pribadi sebagai alat komunikasi grup. Pada sebuah program memungkinkan sekelompok orang dengan peran alur kerja yang sama untuk berkomunikasi sepanjang waktu. Contoh dalam program siaran adalah operator kamera pada jalur kamera, atau dalam pertunjukkan langsung pengarah panggung menginstruksinya. Sebagai besar pengguna hanya berkomunikasi pada satu atau dua saluran, menerima isyarat dan berbicara dalam grup mereka sendiri. 

Mainstation komunikasi ini dirancang untuk aplikasi di mana seseorang perlu berkomunikasi dengan orang atau kelompok orang lain, baik secara individu atau bersamaan, sambil tetap menjaga isolasi antara masing-masing saluran. Stasiun ini biasanya diberikan kepada sutradara, produser, manajer panggung atau FD tergantung pada alur kerjanya. Mainstation adalah stasiun multi channel yang dikendalikan mikroprosesor yang dimaksudkan untuk bekerja dengan produk-produk analog Clear-Com lainnya. sebagai Stasiun Utama, (atau sistem komunikasi pusat ), dapat juga digunakan sebagai stasiun jarak jauh yang menyediakan kapasitas daya ekstra.

Power Supply adalah jantung dari sistem ini. Power Supply harus menyediakan 30 Volt DC dengan noise rendah ke beberapa saluran interkom. Power Supply harus terus beroperasi dalam kondisi yang tegangan rendah seperti tegangan saluran AC rendah / arus pendek pada saluran listrik DC kealatnya , dan beban puncak yang berlebihan selama kondisi penyalaan listrik. Power Supply menghasilkan daya DC (biasanya 28–30 VDC) untuk seluruh sistem. Dalam sistem garis partai analog, tegangan DC diterapkan ke konduktor audio pin 2 XLR3.

Gambar Clear-com MS704 menggunakan 2W.

2.2. Four Wire (4W)

4 wire interface empat-kawat antarmuka modular yang memungkinkan hingga 4 sistem komunikasi empat-kawat (seperti kamera, jalur TELCO dan radio 2 arah) untuk berinteraksi dengan sistem interkom Clear-Com. 4 wire ditenagai oleh saluran Clear-Com menggunakan kabel mic berpelindung dua konduktor standar. Kabel dijalankan dari konektor output stasiun utama atau jarak jauh Clear-Com ke panel belakang 4 wire. Satu kawat membawa daya, kawat lainnya membawa sinyal interkom, dan perisai bertindak sebagai landasan bersama. Untuk setiap saluran, panel depan 4 wire berisi 'Keluar' (mengirim), 'Masuk' (menerima), kontrol level 'Null' dan indikator level. Untuk semua saluran, jack uji dan konektor XLR headset empat pin yang menghubungkan ke osilator uji bawaan disediakan untuk mengatur dan memantau pembatalan rangkaian setiap saluran. Kontrol 'Null' menghilangkan sebagian besar sinyal terima dari sinyal transmisi. Kontrol ini harus disesuaikan pada saat instalasi dan ketika konfigurasi kabel berubah. Misalnya, jika jumlah stasiun di jalur atau panjang kabel bertambah atau berkurang. Kontrol R, L, dan C memberikan kompensasi panjang saluran untuk menyesuaikan null. Kontrol ini memungkinkan nulling untuk kabel Clear-Com Jalur komunikasi beroperasi dari 400 hingga 4000 kaki (122 m hingga 1219 m).

D:\Muharam Mustofa Rosyidin\Maalah WFH Jilid 2\WhatsApp Image 2020-06-05 at 18.25.47.jpeg

D:\Muharam Mustofa Rosyidin\Maalah WFH Jilid 2\WhatsApp Image 2020-06-05 at 18.25.48.jpeg

Gambar Clear Com IF4W4 menggunakan 4W


2.3. Eclipse PiCo

Rangkaian produk komunikasi eclipse mencakup intercom matriks digital Eclipse PiCo, yang menawarkan 32 port komunkasi full duplex, ditambah 4 port 4 wire, dalam sasis satu rak unit (1RU). Matriks Eclipse PiCo mendukung panel yang sama, panel matriks digital ICS dan face intercorne seperti jalur yang lebih besar dan deprogram dan dikendalikan dengan sistem konfigurasi eclipse yang sama (perangkat lunak ECS).


Dua matriks Eclipse PiCo dapat digabungkan bersama untuk membentuk sistem 64 port non-blocking yang terhubung secara cerdas dalam dua unit rak (2RU) menggunakan koneksi “loop dasar” tunggal. Matriks Eclipse PiCo juga menyediakan dua powers supply untuk redundansi bila yang satu tidak aman, serta input dan output untuk keperluan umum matriks Eclipse PiCo dibangun di sekitar prosesor yang kuat.

Tautan cerdas dapat digunakan untuk menghubungkan Eclipse PiCo ke Eclipse-32 lainnnya pada Eclipse PiCO, Eclipse Median, atau Eclipse Omega hingga 15 matriks dapat dihubungkan. Menghubungkan matriks satu dan lainnya melalui jalur khusus antar port pada sistem tertaut. Kemampuan ini merupakan tambahan untuk tauran berkecapatan tinggi yang menghubungkan dua matriks Eclipse PiCo ke dalam satu sistem 64 port non pemblokiran.

Panel belakang matriks Eclipse PiCo berisi dua soket input daya AC IEC untuk menghubungkan daya listrik AC ke dua power supply. Setiap soket IEC menghubungkan kabel ke satu power supply, beroperasi pada tegangan input 100 hingga 240Volt antara 50-60Hz.


Gambar Eclipe PiCo Tampak Depan dan Belakang


3. Grouping Komunikasi

Grouping komunikasi pada sebuah produksi memerlukan isolasi pada setiap divisi masing-masing agar terciptanya situasi dan kondisi yang di ingikan oleh Director. Dan biasanya isolasi/grouping komunikasi yang contoh pada program RTKR , yaitu setiap chanel yang memiliki 2 output di maksimalkan agar setiap divisi dapat menerima informasi yang diberikan oleh Director.Biasanya setiap komunikasi tersebut ditempatkan di CR atau tidak jauh dari Director. Contoh program yang menggunakan 4 channel  adalah RTKR (Road To Kilau Raya).

Gambar Sederhana Grouping Komunikasi


Direktor adalah pusat komunikasi atau acara di venue acara . Mengomunikasikan arahan FD,lighting, crew, dan staf lain. Main kominukasi membawa empat saluran ke 10 port melalui kabel 2-kawat. Ini memungkinkan masing-masing saluran untuk lighting,FD , produksi, dan stage crew. FD bergerak bebas dengan perangkat nirkabel, atau headset all- n one, yang terhubung ke mainstation. Beberapa sub sistem interkom dapat digunakan untuk memberikan solusi untuk komunikasi bebas tangan di laboratorium isolasi kembali ke pusat kendali sementara integrasi ke sistem telepon menyediakan komunikasi. Sistem garis jalur analog kecil dengan antarmuka dan beberapa panel kabel dengan jalur nirkabel terintegrasi menyediakan sistem yang dapat dikonfigurasi pengguna yang memungkinkan komunikasi yang jelas dan responsif kepada tim yang lebih luas.

Manfaat dari solusi interkom adalah komunikasi di dalam ruang isolasi bebas genggam dan kontrol pusat memiliki komunikasi langsung dengan semua kamar di sirkuit. Dial out eksternal tersedia melalui hibrid telepon. Perhatikan bahwa tidak ada perangkat genggam yang menurunkan risiko komunikasi.

Gambar Grouping Komunikasi Menggunakan 4 Channel

4. HME DX410

HME DX410 merupakan digital wireless yang beroperasi pada frekuensi 2.4GHz dengan wideband 7KHz yang dapat meningkatkan kinerja pada jangkauan dan suara. BS410 merupakan base station  untuk DX410 wireless system,  menggunakan beltpack BP410. Sebuah single DX410 base station mampu menampung sampai 15 beltpack BP410/WH410 yang sudah teregistrasi. Two-wire dan auto-nulling memungkinkan integrasi dengan cepat dan akurat dengan sistem kabel partyline pada Clear-Com dan RTS.

BS410 adalah 1RU dengan 2-channel base station dengan headset lokal, koneksi 2W dan 4W, output untuk auxiliary dan relay yang dapat dialihkan. 2W dapat diatur untuk RTS atau clear-com dan mempunyai auto-nulling. BS410 ini mampu beroperasi di frekuensi 2.4GHz yang mana transciever  mentransmisikan RV melalui 2 antena dipol dengan konektor TNC revers.

BS410 ini dapat menggabungkan 2W dan 4W audio secara bersamaan pada saluran A maupun B. Ketika daisy-chaining multiple base bersama sama user dapat mengetahui dan menjembatani 4W, mengijinkan penggunaan 4W untuk mengirimkan audio ke mixer, matrix ataupun sumber audio lainnya. Kulitas audio yang tinggi pada DX410 karena menggunakan wideband 7KHz memperluas jangkauan dan menambah audio pada lingkungan RF yang tinggi bahkan noise yang sangat renyah pun dapat terdengar dengan sangat jelas. 2W auto nulling menyediakan pembatalan gaung di interkom pada intercom 2W yang tidak seimbang untuk mempercepat dan menyelaraskan integrasi dengan RTS dan clear-com yang tersambung menggunakan partyline system.

            

Gambar BS410 

         Antena       110/240 Switching Power Supply   Battery AC50

        WH-410     Beltpack 410           Adapter Battery charger

Untuk meregistrasi headset WH410 user harus berada pada jarak 1.83 m dari base station. Adapun langkah langkah registrasi headset WH410 pada base station 410 adalah sebagai berikut : 

  1. Pastikan semua headset  yang ingin diregistrasi dalam keadaan OFF, dan power base station dalam keadaan ON.

  2. Letakkan headset di kepala.

  3. Tekan REG button yang terletak pada tampilan depan base station. Display STATUS akan menampilkan ‘o’ kecil untuk membuka.

Note : jika installer/user menunggu terlalu lama sebelum beranjak ke langkah selanjutnya, base station akan keluar dari mode registrasi, tekan REG Button untuk memulai kembali.

  1. Tekan dan tahan ISO serta power button pada headset WH410 secara bersamaan sampai indikator headset berubah dari warna merah menjadi hijau.

  2. Indikator headset berwarna hijau, headset WH410 siap digunakan.

  

5. XLR

Kabel XLR digunakan untuk headset intercom. Setiap jenis headset memiliki bentuk konektor yang berbeda-beda. Installer maupun User dapat menggunakan intercom jenis karbon mikrofon atau dinamis. Untuk beralih antara tipe karbon dan tipe dinamis, gunakan bit EL (EL1 ke EL6) yang dapat dipelajari di modul audio dan mik cont-A.

Gambar Wiring Kabel XLR 3 Pin

Gambar Wiring Kabel XLR 4 Pin

Gambar Wiring Kabel XLR 5 Pin 


6. Intercom Vocabulary

2,4 GHz – Pita frekuensi yang berkerumun disekitar. 2.4 GHz telah ditetapkan, bersama beberapa lainnya, sebagai pita radio industri, ilmiah dan medis (ISM). Band ini memungkinkan pengguna untuk beriperasi tanpa persyaratan lisensi. Produsen perangkat komunikasi nirkanel (intercom) telah menggunakan pita 2,4 GHz untuk mengirim dan menerima komunikasi suara. Di AS, pita 2,4 GHz ISM adalah 2400 – 2483,5 MHz.

Antena – Umumnya menangani transmisi dan penerimaan gelombang radio dan merupakan bagian pentig dari semua peralatan radio. Antena digunakan dalam sistem seperti siaran radio, telekomunikasi, radio point to point, LAN nirkabel, ponsel, radar, dan komunikasi pesawat ruang angkasa. Antena yang umum adalah batang verrtikal yang panjangnya seperempat panjang gelombang.

Beltpack – Stasiun pengguna headset portable. Stasun ini dirancang untuk dikenakan di sabuk pengguna dengan ide semi portabilitas. Itu bisa berupa saluran intercom tunggal, 2, 4 atau 6. Itu membutuhkan headset atau handset.


Antena semacam itu sederhana dalam kontruksi, biasanya tidak mahal dan keduanya memancarkan dan menerima dari semua arah horizontal. (Omni-Directional. Di udara, sinyal radio bergerak sangat cepat dan dengan kehilangan transmis yag sangat rendah. Sinyal diserap ketika bergerak melalui bahan yang lebih konduktif, seperti dinding beton atau batu. Ketika menemukan permukaan, sebagian gelombang dipantulkan dan sebagain di transmisikan.

Null – Kemampuan hybrid untuk mengisolasi sinyal pengiriman dari sinyal terima 2W ke 4W sangat penting. Kualitas isolasi ini secara teknis dikenal sebagai return-loss. Kontrol pembatalan nada samping menyempurnakan sirkuit agar paling cocok dengan perangkat dengan kondisi akustik di dekat intercom, serta kondisi elektronik pada saluran intercom. Mereka harus diatur pada saat instalasi sistem dan disesuaikan untuk memberikan kenyaman bagi pengguna. Sirkuit hybrid ini menghubungakan audio 4W ke single wire  sedemkian rupa sehingga data membatasi penerimaan pengguna atas suaranya sendiri pada saluran intercom, yang sering disebut sebagai nada samping. 

ISO – Diskusi pribadi antara dua pihak. Pembicaran pribadi sesaat dengan seseorang yang mungkin sedang berbicara dan mendengarkan sejumlah orang.

Headset – Koneksi interkom portable dari sabuk ke satu atau kedua telinga melalui headphone dengan mikrofon terintegrasi pada boom arm. Biasanya terhubung ke beltpack. Ada dua jenis mikrofon : dynamic dan electret. Mikrofon dynamic mengubah gelombang tekanan suara menjadi sinyal listrk dengan menggunakan kumparan yang terpasang pada diafragma yang bergerak dalam medan magnet. Sedangkan mikrofon electret menggunakan kapasitor sebagai elemen pengindera tekanan suara. Mikrofon electret merupakan casing khusus mikrofon kondensor karena mereka dipolarisasi secara permanen dan tidak memerlukan tegangan polarisasi khusus.. Output mikrofon electret mempunyai impedansi yang tinggi. 

Power Supply – Sumber tenaga listrk (power outlet). Di Amerika Utara, sumber ini umumnya 120V/60 Hz. Di Jepang, sumbernya 100V/50-60Hz. Inggris 240V/50Hz. Eropa 220V/50Hz. Selain itu beberapa peralatan dapat dioperasikan dari sumber DC, seperti baterei.

IFB Interrrupted Fold-Back merupakan sistem komunikasi yang berinteraksi dengan sistem intercom. Ini termasuk perangkat keras biasanya earphone untuk talent. Talent mendengarkan program sepanjang waktu dan interrupted by sutradara dengan isyarat atau instruksi.

7. Sistem Transmisi Data Pada Steadicam 

7.1. L1500 Encoder / Transmitter

L1500 merupakan pemancar wireless paling kuat dan fleksibel yang digunakan untuk pengiriman gambar SD maupun HD dari kamera. 

  • Modul Radio Frekuensi mencakup 1 sampai 8.1 GHz.

  • Skema Modulasi yang digunakan adalah LMS-T link untuk kinerja nirkabel (wireless) yang tidak tertandingi.

  • LDPD (Link’s Real Time Pre-Distortion) merupakan saluran RF yang tidak tertandingi dengan saluran lain yang berdekatan.

  • Daya phantom dari RF unit ke daya penguat eksternal.

  • Dapat digunakan untuk tipe kamera SONY, THOMSON, IKEGAMI dan kamera lainnya.

  • Standar IDX, PAG maupun Anton Beur Camera dan mount battery  dapat di tentukan.

Desain modular untuk pemacar ini bisa dimulai dari pemancar standar SD dan dapat ditambahkan pengaturan kamera sampai pada pemancar berstandar HD sesuai kebutuhan.Pemancar ini memiliki fleksibilitas RF yang tak tertandingi dengan kemampuan mengubah modul RF di lapangan sesuai kebutuhan untuk mendapatkan rentang frekuensi yang sangat besar dari 1 GHz sampai 8 Ghz.


SPESIFIKASI


Video Inputs :

  • SD Analog Composite Video

  • SD Analog Component Video

  • SD-SDI

  • HD-SDI

  • ASI


Audio Inputs :

  • Analog Audio (4 Mono / 2 Stereo)

  • Line or Mic

  • SDI

  • 2 Embedded Audio Channels (4 Mono / 2 Stereo)


Outputs :

  • Multi-band RF output @100mV ETSI or 250 mV FCC [74.655(c)]

  • ASI output


Controls :

  • Serial RS-232

  • USB (code updates and profile loading)

  • LCD on front panel


Frequency Range :

  • 1.435 to 1.525 GHz  (PN: 1510-1415)

  • 1.95 to 2.7 GHz       (PN: 1510-1327)

  • 2.7 to 3.2 GHz         (PN: 1510-2732)

  • 3.2 to 3.6 GHz         (PN: 1510-3236)

  • 4.4 to 5.0 GHz         (PN: 1510-4450)

  • 5.2 to 5.925GHz      (PN: 1510-5259)

  • 6.425 to 7.125 GHz  (PN: 1510-6671)

  • 6.8 to 7.5 GHz         (PN: 1510-6875)

  • 7.4 to 8.1 GHz         (PN: 1510-7481)

  • *1.95 to 2.7 GHz      (PN: 1530-1927)

*(Modulasi LPDP dengan daya phantom

dan kontrol daya dynamic)


Camera Control :

  • UHF (410 to 450 MHz – Pn : L1520-4145)

         (450 to 490 MHz – Pn : L1520-4549)


Encryption :

  • EBS, BISS 1 & E



Modulation :

  • DVB T (10MHz) – QPSK, 16QAM, 64QAM

  • LMS-T (link Modulation Scheme) (10MHz or 20 MHz) – QPSK, 16QAM



Power Consumption :

  • Approx 24W (30W with camera control)


Environmental :

  • Temperature : -100 C to + 500 C

  • Humidity : 95% non-condensing


Video Encoding :

  • SD MPEG-2 1.5 to 53 Mbps

  • HD MPEG-2 4.5 to 97 Mbps


Audio Encoding :

  • Linear PCM

  • MPEG-2 Layer 2 126 to 448 Kbps

  • MPEG-2 Layer 1 126 to 38p Kbps


Dimensions :

  • 62 (D) x 183 (H) x 120 (W) mm (without battery plate) [2.5” (D) x 7.2” (H) x 4.7” (W) ]


Weight :

  • 1.2 Kg (2.65 lbs.)










Gambar L1500 Encoder / Transmitter

7.2. L3025 Down Converter

L3025 Down-Converter merupakan komponen kunci pada sistem kamera yang menggunakan Vislink wireless. L3025 memiliki dimensi yang kecil dengan bobot yang ringan menggunakan braket L9972 sehingga mampu dipasang hampir disemua tempat. Range frekuensi yang tersedia berkisar antara 1.4 – 8.1 GHz.

L3025 down-converter membantu mengoptimalkan kinerja Vislink Ultra Receiver dan demodulator dan decoder L2174 wireless kamera dan juga vislink antenna.


7.3. L2174 Receiver

L2174 receiver ditargetkan kepada penggunaan kamera wireless  dan link microwave. L2174 mempunyai multiple inputs. 4x UHF input dengan rasio maksimum pada penggabungan dan demodulasi LMS-T, menggunakan kemampuan ASI dan DVB-T membuat L2174 ini menjadi receiver multiguna. Decoder yang multiguna ini mendukung transmitter dengan delay yang rendah dan menawarkan decoding generik di keduanya mH.264 dan MPEG-2. Penerimaan keanekaragaman MRC 4 arah disediakan sebagai standar, namun banyak receiver dapat digunakan bersama sama untuk menciptakan keragaman 8, 12, dan 16 yang memungkinkan jangkauan tanpa batas di area yang sangat luas. Output  SDI ganda serta saluran audio komposit, ASI, IP dan 4 analog menyediakan semua konektivitas yang diperlukan.

Selain penerimaan kamera nirkabel, sistem ini juga cocok untuk banyak aplikasi lain termasuk penghubung titik ke titik dan downlink helikopter dengan berbagai gain antena tinggi dan opsi yang lain. Sistem ini dapat dikombinasikan dengan triax atau sistem ekstensi serat dengan opsi untuk mode tunggal dan SMPTE tersedia, yang mana dapat memperluas kekuatannya. 

Receiver ini menggunakan konverter blok bawah eksternal, banyak sumber dapat diterima menggunakan infrstruktur antena yang sama yang memungkinkan penyambungan yang sederhana dan efisien. Hal ini juga menyediakan dukungan untuk berbagai band frekuensi diantaranya 2.5 GHz, 3.5 GHz, dan 7.2 GHz yang mana dapat mengubah tipe downconverter. Fitur standar termasuk keanekaragaman MRC 4 arah, decoding MPEG2 berkualitas tinggi, antarmuka web, skema modulasi propierti DVB-T dan Vislink LMS-T serta rentang tuning lebar, switching ASI, 4 saluran audio analog dan embedded audio.


Gambar L3025 Down Converter Gambar L2174 Receiver


Gambar Proses Transmis Data Steadicam 


Transmitter L1500 tertempel di bodi kamera akan mengirimkan data berupa gambar yang ditangkap oleh kamera dan diterima oleh receiver L1255. Sebelum diterima oleh receiver L1255 data yang dikirim melewati proses konverter pada L3025 agar data yang diterima nantinya sesuai dengan kebutuhan pada receiver L1255.








8. Jimmy Jib

Control Box terpasang pada alas seperti yang ditunjukkan dibawah ini sedangkan Battery box terletak di bagian bawah control box.

Gambar Control Box dan Battery Jimmy Jib

8.1. Electronic Controls

1

Ramp

Kenop penyesuaian akselerasi gerakan mulai dan berhenti pada pan (kanan, kiri) maupun tilt (atas bawah). Jumlah ”cushions” dapat ditingkatkan dengan cara memutar knop ramp searah jarum jam.

2

Center

Kenop pengatur tegangan output pada pan atau tilt.

Kenop ini sudah diatur dari pabrik dan tidak perlu penyesuaian operator. 

Jika head jmmy jib bergerak sendiri, maka perlu penyusaian centering menggunakan kenop ini.

  1. Lepaskan motor.

  2. Atur posisi RAMP ke minimum dan SPEED ke maksimum.

  3. Posisikan head jimmy jib sehingga installer dapat mengamati perpindahan motor yang terjadi.

  4. Sesuaikan centering dengan letak gear pan / tilt pada saat berhenti bergerak.

3

Speed

Kenop pengontrol speed (maks/min)  pada pan maupun tilt, sehingga remote dapat mengatur kamera mengambil gerakan gambar yang lebih akurat.  

4

Iris

Kenop pengontrol Iris

5

VCR

Kenop start dan  stop VCR. Pastikan switch VCR pada lensa dalam posisi off. Karena beberapa kamera yang baru memerlukan kontak sesaat. Ini merupakan tipe switch yang telah tersedia. Jika rekaman membutuhkan pemeliharaan lebih lanjut, installer atau operator dapat memulai dan mematikan perekaman kamera melalui kenop ini. 

Gambar Control Box Jimmy Jib Tampak Depan


6

Lens

Tombol pengganti lensa ke canon atau fujinon. Jika lensa yang dipakai tidak bekerja dengan baik, mungkin tombol ini berada diposisi yang salah.

7

Polarity

Switch ini memungkinkan installer untuk menukar remote pan maupun tilt  sesuai feels kenyamanan operator.  


Gambar Control Box Jimmy Jib Tampak Belakang




 8.2. Penggunaan Battery 

Langkah-langkah penggunaan battery pada jimmy jib diantaranya sebagai berikut :

  1. Pastikan dahulu control box ‘off’.

  2. Untuk memeriksa kondisi charge, tekan tombol battery test dan battery bar grap akan menyala. Bar grap akan menunjukkan battery dalam kondisi cukup atau lemah. Jika kondisi lampu bar grap menyala tinggi menandakan battery dalam kondisi lemah. Cara terbaik memastikan battery memiliki muatan yang cukup adalah dengan membiarkan pengisian daya menyala minimal selama 8 jam.

  3. Hubungkan kabel battery antara control box dengan battery pack.

  4. Pastikan semua kabel terhubung dengan benar. Indikator lampu akan menyala jika control box sudah dinyalakan.

Gambar Batterry Jimmy Jib


8.3. Penggunaan Tegangan AC 

Langkah-langkah penggunaan tegangan AC pada jimmy jib diantaranya sebagai berikut :

  1. Hubungkan AC Transformer ke sumber tegangan AC (120/220 VA).

  2. Hubungkan konektor XLR transformer ke bagian belakang battery box. Indikator AC akan menyala jika sudah terhubung.

  3. Battery box akan mengisi,, dan jika battery box terhubung dengan control box maka sistem tegangan yang digunakan adalah tegangan AC.

Circuit breaker melindungi battery dan harus dalam posisi hidup agar battery dapat diisi ulang. Ingat installer atau operator tidak dapat mengisi battery jika circuit breaker tidak di hidupkan. 


Posisi circuit breaker selalu ‘on’, namun ada satu kondisi dimana harus dihentikan karena terjadi arus pendek pada battery  yang akan menyebabkan tegangan transformer berkurang ke titik dimana head akan mulai beroperasi secara tidak menentu. Jika installer mematikan circuit breaker makan akan terpisah, dan head akan memakai tegangan AC. Catatan : battery pack ini menggunakan GELL CELLS bukan di CADS, yang mana CELLS dapat diisi tanpa batasan waktu tetapi tidak boleh benar benar habis.


8.4. Electrical Cable Routing 

Pada saat pemasangan Electrical Cabel Routing ini diharapkan tidak terhubung dengan perangkat lainnya. Adapun langkah-langkah dalam pemasangan head cable dan control box cable diantaranya :

  1. Letakkan kabel control box diatas batangan jimmy jib. Konektor 24 pin menempel pada control box dan konektor 37 pin menempel pada kabel head jimmy jib.

  2. Hubungkan motor focus (merah)  dan motor iris (biru) menggunakan konektor 4 pin switchcraft.

  3. Hubungkan motor tilt (biru) dan motor pan (merah) menggunakan colokan phono.

  4. Bentuk setengah lingkaran kendur antara head dengan lengan jimmy jib guna memberi jarak bebas kabel selama pengoperasian jimmy jib.

Sedangkan pemasangan kabel control adalah sebagain berikut :

1. Letakkan remote zoom, focus dan remote pan/tilt pada weight bar.

2. Pasangkan konektor 16 pin kabel control ke control box .

3. Hubungkan salah satu ujung kabel control (biru) ke remote pan/tilt dan ujung lainnya (merah) ke zoom/focus.

Note : pemasangan kabel ke head dapat dialihkan melalui lubang yang disediakan d bagian batangan jimmy jib. 

Gambar Instalasi Electrical Cable Routing


8.5. Remote Jimmy Jib


1

Set Point Switch

Mengalihkan control fokus di bagian bawah pegangan  ke kotak fokus. Hal ini memungkinkan installer maupun user melacak fokus antara dua titik pengaturan fokus dengan menggunakan tindak fokus sebagai posisi memori. 

2

Focus Travel

Pengaturan jarak fokus servo dan akan berputar untuk mencegah servo mengenai batas lensa berhenti

3

Focus Rate

Digunakan saat beralih di antara titik set fokus. 

4

Zoom Rate

Mengatur rasio zoom (cepat/lambat)

5

Rate Switch

Memutuskan tingkatan zoom untuk mengganti ke zoom dengan kecepatan penuh.

6

Zoom

Dikontrol dengan cara menekan tombol diatas pegangan



C:\Users\paiman\Favorites\Downloads\WhatsApp Image 2020-06-08 at 22.14.46.jpeg

Gambar Remote Zoom dan Fokus Pada Jimmy Jib

Langkah langkah untuk menggunakan Ducth cube opsional, diantaranya sebagai berikut :ikuti instruksi di bawah ini

  1. Pasang cube ke pegangan zoom / fokus (atau joystick) dengan sekrup

  2. Colokkan konektor ke jack eksternal pada pengontrol ducth cube sampai  cabe diaktifkan

  3. Mainkan tombol pada pengontrol ducth cube hingga cube diaktifkan

Note : Untuk pengguna dengan sistem lain yang beralih ke kontrol baru, pegangan kontrol baru dapat di set dengan kotak kontrol model baru tetapi Anda harus membeli kabel kontrol baru dan membuat perubahan kabel di kotak kontrol. Setelah perubahan kabel, kontrol lama Anda tidak akan kompatibel.

Untuk pegangan joystick, user maupun installer  dapat mengubah control joystick dari gaya ang dioperasikan ibu jari ke pengaturan yang lebih konvensional dengan ekstensi joystick. Lepaskan keempat skrup, pegangan dan dorong pada ekstensi yag lebih panjang.

  1. Thumb pad : joystick dapat dioperasikan apa adanya atau dapat ditambahkan jika sesuai dengan permintaan operator

  2. Camera start stop :karena beberapa kamera memerlukan koneksi yang cepat , switch ini dapat menghasilkan kedua sinyal memulai start dan mengakhirinya . Sebagian besar kamera saat ini termasuk film memerlukan switch yang cepat dalam perpindahannya.


Gambar Remote pada Jimmy Jib


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS